Home » BELAJAR DARI SUKSES ETNIS TIONGHOA » VII.9 TIDAK CEPAT PUAS

VII.9 TIDAK CEPAT PUAS

Home > Membuka Toko > Bab 7 > Tidak Cepat Puas

 

 

TIDAKCEPATPUASCepat puas adalah penyakit di bidang usaha apapun. Beberapa kali saya bekerja di suatu perusahaan di bidang pemasaran, agar perusahaan berkembang dengan pesat, tiap tahunnya selalu disusun target penjualan yang trend-nya selalu naik. Target yang diberikan tahun ini tentu lebih besar dari tahun lalu. Begitu pula dengan target tahun yang akan datang pasti lebih besar dari target tahun ini. Perusahaan tidak pernah membiarkan target tahunan itu selalu sama dan perolehan penjualan produk tidak dibiarkan mengalami stagnasi. Banyak sekali upaya yang dilakukan oleh perusahaan agar karyawan-karyawan bagian pemasaran bisa mencapai target yang terus-menerus meningkat. Untuk meningkatkan penjualan selain perusahaan melakukan promosi di media elektronik, media massa dan promosi dengan cara lain. karyawan bagian pemasaran akan dirangsang dengan insentif atau bonus yang menarik. Semua itu dilakukan untuk meningkatkan omzet penjualan tiap tahunnya. Perusahaan tidak selalu merasa puas dengan perolehan dari tahun ke tahunnya dan salah satunya adalah selalu menaikkan target penjualan tiap tahun. Begitu pula bila mengelola toko sebaiknya menyusun program untuk mencapai sesuatu yang diinginkan. Program itu bisa Anda buat sederhana saja dan tidak terlalu tinggi-tinggi, misalnya tahun ini harus bisa membeli barang yang lebih banyak. Itu artinya toko harus banyak pembeli. Bagaimana supaya banyak pembeli yang datang ketoko Anda, tentu saja barang di toko Anda harus lengkap. Program Anda tahun ini berarti “memperlengkapi barang dagangan” supaya dapat menjual barang lebih banyak.

Tahun berikutnya program harus diubah, misalnya bila tahun lalu membeli barang ke toko agen dengan mengendarai sepeda kayuh, maka tahun depan harus memiliki sepeda motor supaya bisa membeli barang ke agen dengan cepat. Begitu seterusnya, yang artinya pengelolatokoharusselalu meningkatkan apa yang hendak dicapai dari hal-hal sederhana sampai ke impian-impiannya. Memiliki “impian”perlu sekali jika Anda terjun ke dunia usaha. Dan bila Anda tidak meruiliki impian, bisa dipastikan apa yang Anda programkan itu tidak akan pernah terwujud. Jika program Anda ingin membeli rumah segeralah Anda mencapainya, dan cara mencapain yaitu tentu saja bisa bertahap sesuai dengan keuntungan yang Anda peroleh dari usaha itu. Kalau tahun depan Anda yakin hanya akan dapat membeli sepeda motor, maka jangan dipaksakan untuk membeli rumah. Tapi tetaplah Anda membeli sepeda motor terlebih dahulu dan baru membeli rumah jika yakin bisa membeli rumah di tahun mendatang. Semua itu tergantung pada Anda sebagai pengelola toko, karena untuk mendapatkan barang-barang tersebut diperlukan suatu strategi dalam mengelola aliran dana masuk dan aliran dana keluar. Jika Anda memaksakan untuk membelinya meskipun keuntungan yang Anda Peroleh pertahun tidak memenuhi. maka cash flow yang ada di toko Anda akan terganggu. Bisa jadi usaha Anda mengalami “kekacauan” dan menuju kebangkrutan.

“Tidak cepat puas” di sini berarti Anda mengelola toko dengan penuh kreativitas, tidak berhenti dari usaha-usaha. misalnya mencari barang murah, menggali sumber dana yang ada, dan berhubungan langsung dengan supplier sebanyak-banyaknya Menggah sumber dana dari bank bukan berarti akan menjebloskan Anda pada beban untuk selalu membayar kewajiban, tapi uang yang Anda peroleh dari bank itu untuk menambah barang dagangan ditoko Anda, atau investasi ke sarana yang bisa menunjang toko Anda agar banyak dikunjungi oleh pembeli. Misalnya, dana yang Anda peroleh dari bank untuk membuka wartel atau warnet didepan toko Anda, itu juga menunjang sarana sebagai usaha untuk memperbanyak langganan. Toko yang ada wartel atau warnetnya akan mendapat perhatian konsumen karena sambil menggunakan sarana itu, bisa mampir untuk membeli barang di toko Anda atau sebaliknya sehabis belanja mampir ke tempat telepon.

Menurut Pak Acong “tidak puas” dengan yang ada, berarti Anda sebagai pengelola toko harus terus menerus meningkatkan omzet penjualan untuk membeli barang-barang. seperti sepeda motor, mobil, rumah, dan benda-benda lain sebagai penunjang kemajuan toko atau yang bisa dijual kemudian dengan nilai jual yang tinggi. Benda-benda yang dimaksud seperti tanah dan rumah bisa menjadi investasi yang menguntungkan. Barang-barang berharga itu setelah terkumpul kelak bisa dijual untuk mencapai usaha yang lebih besar, misalnya mendirikan pabrik atau persiapan pensiun jika tak ada yang melanjutkan usaha. Jadi, mengelola toko yang semula hanya sebagai penghasilan tambahan, dapat dikelola dengan serius, tentunya untuk mencapai peningkatan yang lebih besar. Anda tentunya tidak akan cukup puas dengan yang telah Anda usahakan saat ini.

Barangkali banyak orang yang akan mengatakan bahwa tindakan Anda adalah sebuah tindakan yang materialistis. Memiliki impian untuk mempunyai pabrik kelak bukanlah tindakan materialistis, jika tujuan usaha Anda kelak adalah menolong memberikan pekerjaan untuk orang banyak. Dan hubungannya “untuk tidak cepat puas” adalah erat sekali dengan segala upaya Anda untuk meraih impian-impian itu.

279
-
Hubungi Kami : Raja Rak Minimarket

Leave a Comment