Home » Seputar Dunia Bisnis » TIPS JUALAN TANPA PERLU “JUALAN”

TIPS JUALAN TANPA PERLU “JUALAN”

jualan-ga-jualan

Sebagai konsumen apa yang Anda rasakan ketika sedang di rumah atau sedang berjalan-jalan di mal lalu dicegat seorang salesman yang menawarkan produknya dengan terlalu antusias dan memaksa? Jengkel? Kesal? Ilfil? Pastinya, dalam sekejap saja Anda tidak akan bersimpati, bukan?

Nah, jika kita adalah salesman ada baiknya kita menempatkan diri kita dulu sebagai calon konsumen. Dengan akses informasi yang luas tentang produk dan layanan, konsumen akan lebih resisten terhadap salesman. Apa lagi kalau cara salesman jualan menunjukkan sikap terlalu antusias. Konsumen tidak suka dipaksa.

Ada kalanya salesman bersikap layaknya seorang konsultan. Alih-alih mengejar komisi besar, seorang konsultan cenderung fokus memberikan informasi yang berguna kepada kliennya. Dengan metode tersebut salesman bisa menjual produk dan layanannya dengan cara lebih persuasif tanpa perlu memaksa calon konsumen.

Berikut tips jualan secara efektif dan konsultatif

Berwawasan. Selain memahami produk dan layanannya, seorang salesman juga perlu tahu posisi kompetitor dan produk-produknya. Tanpa pengetahuan ini, pelanggan akan merasa lebih baik mencari jawaban di internet daripada berbicara dengan salesman yang cuek.

Rileks. Pahamilah bahwa seorang salesman hanya bisa menjual produknya kepada konsumen yang benar-benar membutuhkannya. Jadi, santai saja dan tak perlu memaksa konsumen. Bantulah konsumen mengatasi masalahnya.

Awali dengan benar. Cara kita memulai interaksi dengan calon pelanggan akan menentukan hubungan kita dengannya beberapa menit ke depan. Memulai dengan awal yang salah bisa-bisa bikin calon pelanggan malah menghindar. Coba ikuti langkah-langkah berikut:

  • Jelaskan niat kita secara singkat.
  • Mintalah izin untuk bertanya kepada mereka.
  • Jika mereka mengizinkan, salesman bisa melemparkan pertanyaan. Jika tidak, tawarkan kepada mereka layanan kita di masa depan jika mereka sudah berminat.

Jika proses ini dilakukan dengan tenang, profesional dan tulus, biasanya calon pelanggan akan cukup terbuka untuk berkomunikasi dengan salesman.

Berikan saran. Apabila calon konsumen menjawab pertanyaan-pertanyaan salesman, maka salesman harus siap dengan saran atau solusi.

Coba rangkai kalimat saran seperti ini: “Saya paham bahwa saat ini yang Anda butuhkan dan yang penting untuk Anda adalah A, Z, dan X. Jika seperti itu, mungkin Anda mau mencoba dan mengeksplorasi produk 3,4, dan 5 karena produk-produk seperti inilah yang mendekati kebutuhan Anda”.

Salesman bisa menjelaskan kepada mereka perbedaan dari tiap produk sehingga konsumen benar-benar bisa memprioritaskan apa yang menjadi kebutuhan mereka.

Tetaplah tenang. Closing adalah hal yang paling membuat salesman excited. Tapi, tunggu dulu, jika kita merasa sudah mau sampai pada tahap ini tetaplah tenang dan jangan menekan calon pelanggan.

Jualan dengan gaya konsultan membuat mereka yang terlibat – salesman dan calon pelanggan – merasa sama-sama nyaman. Pastikan kita melakukan metode ini dengan pikiran positif.

(Sumber : marketing.co.id)

381
-
Hubungi Kami : Raja Rak Minimarket

Leave a Comment