skip to Main Content

Membangun Citra dan Kesan Konsumen untuk Swalayan Minimarket Baru [TIPS]

Bagaimana Membangun Citra Swalayan Minimarket Baru. Bagi owner swalayan minimarket yang baru saja berdiri atau mulai, memang tantangan pertama yang dihadapi adalah bagaimana membangun citra dan kesan di hati konsumen. Jika swalayan minimarketnya punya nama brand yang sudah terkenal, mungkin tidak akan bingung, karena secara otomatis jika dia membuat swalayan minimarket, pasti orang banyak yang cari, seperti alfamart, atau indomaret ataupun juga 212mart. Tapi tatkala swalayan minimarket yang dia mulai tidak memiliki brand yang terkenal dan orang banyak yang tahu, maka tips ini bisa dilakukan.

Membangun citra yang baik di hati konsumen sangat penting dalam memulai sebuah bisnis, tidak terkecuali bisnis ritel berupa toko swalayan atau minimarket. Dengan citra yang baik, tentu akan meninggalkan kesan tersendiri pada pelanggan yang telah berbelanja. Mereka yang telah terdoktrin dengan image yang baik dari minimarket kita tentu akan kembali lagi untuk berbelanja bahkan bisa jadi lebih banyak lagi dari sebelumnya. Ini tentu akan sangat menguntungkan untuk kelangsungan hidup sebuah minimarket.

Retail Swalayan Minimarket

Ritel Swalayan Minimarket di luar negeri

 

Namun, untuk membangun citra dan kesan di hati konsumen tentu tidak mudah. Ada banyak hal yang harus diperhatikan bahkan mungkin dikorbankan. Ini seharusnya tidak masalah, karena apapun yang kita keluarkan untuk membangun brand termasuk investasi juga.

Mari kita sedikit pikirkan beberapa hal berikut yang baik secara langsung maupun tidak langsung berhubungan dengan bagaimana cara membangun brand dan citra baik di mata pelanggan.

Memasang harga murah di awal buka

alah satu yang bisa kita perhatikan saat pertama kali membuka bisnis ritel baik itu toko biasa atau swalayan berbentuk minimarket adalah dengan memberikan penawaran harga murah. Anda tidak perlu memberikan semua barang dengan harga murah, cukup yang kira-kira banyak disukai konsumen, misalnya barang kebutuhan pokok, peralatan mandi dan produk bayi. Di sini, sasaran yang diutamakan adalah ibu rumah tangga yang merupakan pemegang penuh kendali utama belanja keluarga

Dengan memberikan harga yang murah dibanding kompetitor, tentu akan menghasilkan keuntungan yang sedikit. Namun, perlu kita ketahui bahwa bisnis ritel ini bukan sekedar bisnis musiman, artinya, bisnis ini akan berjalan secara terus menerus selama kita mampu bertahan. Semua itu butuh proses yang mungkin cukup[ lama.

Dengan menamamkan bahwa harga barang di minimarket kita adalah yang paling murah pada pikiran pelanggan, lama kelamaan mereka akan tersugesti bahwa di tempat kita memang menyediakan barang dengan harga murah. Kalau sudah begitu, berapapun harga yang Anda tawarkan, pembeli tetap akan percaya harga di tempat Anda memang murah dengan catatan Anda tidak terlalu jauh di atas harga kompetitor.

Selalu menjaga kebersihan lingkungan minimarket

Kebersihan merupakan pangkal kesehatan, begitu kata pepatah. Kebersihan memang harus kita jaga termasuk di lingkungan minimarket. Tidak hanya itu, barang yang Anda pajang pada rak pun harus selalu bersih dan rapi agar pelanggan merasa nyaman berbelanja di minimarket Anda.

Dapatkan penawaran khusus bagi pengunjung artikel ini, untuk pembelian Rak Minimarket untuk Bisnis Ritel Anda. Klik disini : rajarakminimarket.com/hubungi-kami

Sebaiknya arahkan karyawan untuk saling bergantian menjaga kebersihan. Hal ini bisa dilakukan dengan cara membuat jadwal piket. Dengan lingkungan yang bersih, tentu karyawan juga akan merasa nyaman dalam bekerja.

Berikan layanan terbaik

Bagaimanapun juga, pelanggan adalah raja. Anda perlu memanjakan pelanggan dengan fasilitas dan layanan kelas satu. Dimulai dari saat pelanggan memasuki area minimarket hingga mereka selesai berbelanja hingga keluar dari pintu.

Sediakan tempat parkir yang aman dan nyaman untuk pelanggan. Ini terlihat sepele namun sangat berpengaruh pada kenyamanan belanja pelanggan. Mana ada pelanggan yang rela kehilangan helm setiap kali berbelanja? atau tidak bisa keluar setelah berbelanja lantaran kendaraannya terhalang oleh kendaraan lain?

Di depan pintu masuk sediakan keset yang cukup lebar, misal selebar pintu minimarket. Lalu saat pelanggan membuka pintu, sebaiknya kasir mengucapkan salam selamat pagi, siang, malam atau selamat datang dan selamat berbelanja disertai dengan senyum ramah.

Saat pelanggan berbelanja, Anda harus melayani dengan baik. Jika ada yang merasa kesulitan menemukan barang yang dicari, segera tawarkan bantuan untuk mencarinya. Atau mungkin jia pelangga kesusahan membawa barang belanjaan , bantu mereka membawanya menuju kasir. Membeikan keranjang belanja kepada pelanggan yang sedang membawa barang juga perlu Anda lakukan.

Kasir juga harus memberikan pelayanan yang baik, sopan dan ramah. Ajak pelanggan mengobrol ringan sehingga suasana tidak kaku. Jangan lupa ucapkan terimaskasih kepada pelanggan karena sudah berbelanja.

Selain itu, Anda bisa berkreasi untuk membangun citra dan kesan di hati konsumen untuk minimarket dengan model swalayan atau self service. Masih ada banyak hal yang bisa Anda lakukan, maka berpikirlah.

 

sumber tulisan dari : ritelan.blogspot.com

Back To Top