Home » ARTIKEL » IX.4 SELALU PERLUKA MEMBELI ASET ?

IX.4 SELALU PERLUKA MEMBELI ASET ?

Home > Membuka Toko > Bab 9 > Selalu Perlukah Membeli Aset

 

index

Kadang kala membeli aset bersentuhan dengan keberanian seseorang berspekulasi. Seseorang yang membeli dengan cara berspekulasi bila beruntung akan mendapatkan aset yang diimpikan. Tetapi, kalau Anda tidak terbiasa dengan pola ini, maka tunggulah sampai keuntungan toko Anda memenuhi untuk membeli aset yang Anda inginkan. Memang, tidaklah selalu perlu untuk membeli aset untuk sebagian pemilik toko yang “pasrah” pada penghasilan toko sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Berlainan dengan Anda yang saat ini berkomitmen penuh pada usaha toko itu sebagai penghasilan utama. Membeli aset sangat perlu sebagai penunjang perkembangan toko Anda.

Menurut Pak Acong, setelah toko mengalami kemajuan pesat, ia menunjang perkembangan tokonya dengan membuka pabrik mi untuk memperoleh penghasilan yang lebih besar dari penghasilan toko. Dari mana uang itu sehingga dia mampu membangun sebuah pabrik? Rahasia yang diungkapkan pada saya, pada permulaan investasi, dia membeli sebuah rumah yang dekat dengan kampus dan digunakan sebagai rumah kos. Setelah beberapa tahun rumah kos itu menghasilkan, dia membeli rumah lagi di sebuah perumahan yang berpotensi untuk berkembang sebagai perumahan yang ramai. Rumah-rumah yang dibelinya di real-estate kemudian dijualnya dengan harga tinggi, tapi sebelumnya dikontrakkan beberapa waktu kepada orang lain. Aset-aset berupa tanah, rumah, dan benda-benda yang bernilai tinggi lain kemudian dijualnya satu per satu dan uangnya dihimpun untuk membeli sebidang tanah di pinggiran kota yang per meternya berharga murah. Di atas tanah itu kemudian didirikan bangunan sebagai pabrik pembuatan mi. Begitulah proses “mendirikan” pabrik mi itu berawal. Membeli aset sedikit-sedikit. kumpulkan, dan juallah untuk mendapatkan aset lain yang berharga murah. Begitulah awalnya sehingga Pak Acong menjadi orang yang sukses.

Apa yang dilakukan oleh Pak Acong adalah salah satu contoh untuk mendapatkan aset yang bernilai besar. Namun, ada cara-caralain yangmungkin sebagian orang menganggap jitu dengan caranya sendiri. Misalnya, uang yang diperolehnya dari bisnis toko dibuat untuk memperbesar tokonya dengan membeli barang-barang keperluan toko. Uang itu dibelikan barang-barang “gangdo” yang kemudian dijual di kemudian hari bila harganya tinggi. Seorang customer saya yang lain, pada saat gula melimpah memborong gula itu dan menimbunnya hingga bergudang-gudang. Pada saat gula “langka” customer saya menjualnya sedikit demi sedikit. Membeli gula bisa menjadi aset, tapi memperoleh penghasilan di kemudian hari. Idealnya, jika bisa saya rumuskan bahwa disamping nantinya aset itu akan bernilai jual tinggi, aset itu juga akan memberikan penghasilan walau kita tidak bekerja. Aset-aset seperti inilah yang harus diburu. Mengapa tidak segera mencarinya?

250
-
Hubungi Kami : Raja Rak Minimarket

Leave a Comment