Home » ARTIKEL » IX.3 ASET YANG MEGHASILKAN UANG

IX.3 ASET YANG MEGHASILKAN UANG

Home > Membuka Toko > Bab 9 > Aset yang menghasil Uang
PERLINDUNGAN ASET

Seperti pada permulaan babini, bila ingin membeli aset, maka belilah aset yang
menghasilkan uang. Aset yang menghasilkan uang tentunya akan dapat membantu meningkatkan keuangan pribadi Anda, tanpa harus mengganggu kelancaran arus uang yang ada di usaha Anda. Memisahkan antara uang yang ada di toko dengan uang yans akan ian sebagai aset perlu diperhitungkan juga. Jangan sampai uang yang akan Anda belikan aset itu merupakan modal yang dimiliki toko. Banyak sekali kesalahan yang dilakukan oleh customer saya mengenai hal yang satu ini. Selain membeli aset yang bop tanah, ataupun mobil, ia juga membeli barang-barang elektronik kebutuhan rumah tangga, seperti TV, kulkas, radio, dan VCD. Uang hasil berjualan bisa jadi setiap bulannya akan digunakan untuk membayar sekolah anak-anak, membayar rekening listrik, rekening * atau telepon, atau keperluan-keperluan Setelah sekian lama hal-hal itu dilakukan, tidak disadari akhirnya persediaan uang yang ada di toko menjadi berkurang. sebelumnya mampu untuk membeli barang sejumlah 1 tapi tiba-tiba hanya mampu untuk membeli barang 200 ribu. Itulah yang dapa memperparah kondisi toko dan baru disadari di kemudian hari.
Seorang customer saya yang lain seperti Mas Rochim, memanfaatkan uang yang berasal dari keuntungan tokonya untukaset yang dapat dibelinya dengan mudah dan sekejap saja menghasilkan uang Misalnya, membeli alat Penggiling daging, tepung beras, dan kopi, serta alat pemarut kelapa. Alat-alat itu meskipun tidak bernilai tinggi tapi segera menghasilkan uang. Dan bila dihitung. menurut Mas Rochim modalnya akan kembali setengah tahun saja. Selebihnya Mas Rochim akan memetik hasil dari aset yang dibelinya itu. Jadi, memilih aset tidak harus berharga tinggi, tapi bisa pula yang berharga rendah dan menghasilkan uang setiap waktu.
Berbeda dengan customer saya yang lokasi tokonya di sebuah desa. Dia membelanjakan uang keuntungan dari tokonya untuk membeli seekor sapi yang diharapkan akan beranak Pinak. Sapi yang beranak pinak itu akan “menjadi aset yang memberikan penghasilan di kemudian hari. Di samping itu, juga akan memberikan penghasilan kalau disewa seorang petani untuk membajak sawah. Pemikiran yang sederhana ini terkadang bisa dilupakan orang pada tempat tinggal yang berbeda. Apabila orang kota lebih menyukai tanah dan rumah sebagai aset orang ditempat lain mungkin bisa berbeda, tergantung dari kondisi masyarakat serta kebiasaan masyarakat sekitar. Kisah lain dari seorang teman saya di kantor dia tidak tertarik membeli sebuah rumah di perumahan sebagai aset atau investasinya. Tetapi lebih menyukai membeli tanah yang bisa ditanami apel, sayuran, dan buah-buahan lain di kota kelahirannya. Karena menurutnya uang yang saat ini digunakan untuk sepetak rumah di perumahan yang bertipe 36 bisa dibelikan tanah yang luasnya lumayan di desanya.
Membeli aset yang dapat menghasilkan uang menurut saya bisa disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada di sekitar rumah atau toko Anda. Berbeda lagi dengan seorang customer saya yang lain. Keuntungan toko yang diperoleh digunakan untuk membeli seperangkat peralatan pesta dengan pertimbangan bahwa alat-alat itu saat ini tidak ada yang mengusahakan. Peralatan pesta yang dibelinya lengkap mulai dari piring. kursi, tenda, sampai dengan peralatan audio. Dari peralatan ini, dia bisa mengembalikan sejumlah uang untuk membeli aset itu. Jadi membeli aset yang menghasilkan dapat Anda atur sendiri menyesuaikan dengan kondisi pasar saat itu. Di kota orang cenderung membeli rumah dan tanah sebagai asetnya. Orang desa bisa memilih tanah, atau binatang peliharaan sebagai asetnya. Akan tetapi, yang penting uang yang digunakan untuk membeli aset tidak berasal dari uang yang ada di toko milik Anda. Apabila uang itu merupakan aliran dana toko Anda, maka dapat dipastikan aset yang Anda beli itu akan menjadi bumerang yang merugikan.

475
-
Hubungi Kami : Raja Rak Minimarket

Leave a Comment