skip to Main Content

Ini alasan Giant Tutup 26 Gerai dan PHK 532 Karyawan

Alasan Giant Tutup.

PT Hero Supermarket Tbk (HERO) melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) 532 pegawai dan menutup 26 gerai. Usai penutupan outlet tersebut, manajemen perusahaan mengaku akan fokus mengembangkan toko-toko yang ada.

Corporate Affairs GM Hero Supermarket Tony Mampuk mengatakan, perseroan kini akan fokus membangun kepercayaan pelanggan dengan toko-toko yang ada. Itu salah satunya dengan menawarkan produk-produk yang berkualitas.

“Kita fokus ke toko yang ada sekarang. Strategi kami adalah memastikan toko-toko yang ada dipercaya oleh pelanggan, menawarkan produk berkualitas, memberikan pelayanan yang baik, dan memberikan nilai tambah bagi para pelanggan. Hanya dengan melakukan ini maka kita bisa memastikan perusahaan dapat sustain,” ucapnya kepada Liputan6.com, Senin (14/1/2019).

Usai penutupan 26 gerai itu, lanjut dia, Hero kini memiliki 444 gerai yang tersebar di Indonesia. “Untuk seluruh Indonesia, total outlet dari Hero Supermarket, Giant Ekstra, Giant Ekspres, Giant Mart, Guardian, dan IKEA ada 444 gerai,” ujarnya.

Kendati demikian, dia belum ingin mengungkapkan seberapa jauh target Hero dalam perolehan laba dan penjualan perusahaan di tahun ini.

“Untuk target laba dan penjualan di tahun 2019 mohon maaf kami belum bisa disclose dulu ya,” tandasnya.

PT Hero Supermarket Tbk (HERO) memutuskan hubungan kerja (pemutusan hubungan kerja/PHK) terhadap 532  karyawannya hingga kuartal III 2018. Tak hanya itu, 26 gerai jaringan ritel Giant pun berhenti beroperasi.

Corporate Affairs GM PT Hero Supermarket Tbk, Tony Mampuk, mengatakan, kinerja keuangan perusahaan melemah sejak kuartal III 2018.  Kondisi keuangan tersebut membuat perusahaan terpaksa mem-PHK karyawannya.

Dapatkan penawaran khusus bagi pengunjung artikel ini, untuk pembelian Rak Minimarket untuk Bisnis Ritel Anda. Klik disini : rajarakminimarket.com/hubungi-kami

“Sampai dengan kuartal ke-III 2018, PT Hero Supermarket mengalami penurunan total penjualan sebanyak 1 persen atau senilai Rp 9,849 triliun,” ujar dia, di kantor Pusat PT Hero Supermarket Tbk, di Bintaro, Tangerang Selatan, Jumat (11/1/2019).

giant tutup dan phk

giant tutup dan phk

Alasan Giant Tutup lainnya adalah penurunan kinerja ritel itu disebabkan oleh penjualan pada bisnis makanan yang lebih rendah dibanding tahun sebelumnya. Hingga kuartal III 2017, pendapatan mencapai Rp 9,961 triliun.

“Meski demikian, bisnis non makanan tetap menunjukkan pertumbuhan yang cukup kuat. Atas hal tersebut, perusahaan meyakini bahwa keputusan akan langkah efisiensi tersebut adalah hal yang paling baik dalam menjaga laju bisnis yang berkelanjutan,” terang Tony.

Simak juga tentang Revolusi Industri 5.0 klik disini.

Menurut Tony, PT Hero Supermarket Tbk (HERO Group), telah menerapkan strategi yang mendukung keberlanjutan bisnis dengan memaksimalkan produktivitas kerja melalui proses efisiensi.

“Sejauh ini dari 532 karyawan yang terdampak dari kebijakan efisiensi tersebut, sebanyak 92 persen karyawan telah mengerti dan memahami kebijakan efisiensi ini dan menyepakati untuk mengakhiri hubungan kerja,” ujar dia.

sumber :

https://www.liputan6.com/bisnis/read/3870600/usai-tutup-26-gerai-giant-dan-phk-532-karyawan-ini-fokus-bisnis-hero

https://foto.tempo.co/read/73253/gelar-diskon-tutup-toko-gerai-giant-diserbu-pembeli

Back To Top