Home » ARTIKEL » Cara Warung Bersaing dengan Minimarket Modern

Cara Warung Bersaing dengan Minimarket Modern

rak-minimarket-untuk-toko-kelontongDalam hal persaingan usaha memang tidak dapat terelakkan lagi, dan salah satu hal yang terpenting adalah mempersiapkan strategi dalam mengatasi hal tersebut.

Terkait dengan pengaturan jarak antara lokasi usaha modern ritel dan tradisional, tentu hal tersebut adalah kewenangan pemerintah dalam memberikan izin terkait. Sehingga, yang perlu dilakukan adalah inovasi layanan dengan pengutamaan me-retensi kepuasan pelanggan yang telah loyal. Beberapa hal memang dapat dilakukan, namun perlu dikaji berkaitan dengan improvisasi bisnis yang akan dilakukan, di antaranya:

* Item produk jualan memang harus variatif, karena modern ritel memanfaatkan kelengkapan jumlah barang dagangan. Tentu tidak perlu selengkap modern market, kecuali terdapat modalitas yang cukup. Utamakan kebutuhan sembako (sembilan bahan pokok) menjadi bagian penting, karena merupakan kebutuhan dasar. Selain itu, air mineral galon dan gas menjadi sebuah kebutuhan dapur rutin serta berkelanjutan.

* Gunakan rak gondola seperti pada minimarket, dengan rak tersebut, pemanfaatan space bisa lebih maksimal. Sehingga item produk yang lebih variatif bisa ditampung di toko. Kebanyakan toko kelontong tidak memperhatikan penyimpanan stok, sehingga berantakan, produk susah diakses dan tidak terkelompok. Dengan adanya rak selayaknya rak minimarket, barang tidak lagi tergeletak memenuhi lantai, tapi bisa tersusun ke atas, memanfaatkan ruang yang kosong.

* Term pembayaran modern ritel adalah cash & carry, celah itu dapat dimanfaatkan secara fleksibel untuk menjalin relasi dagang pada skala pembelian yang besar untuk memberi konsumen jangka waktu pembayaran. Bisa memakai kredit 2-3 hari tergantung dari penilaian atas kapasitas bayar pelanggan.

* Lakukan pembukuan secara administratif sederhana, mencatat biaya pembelian, hasil penjualan harian termasuk biaya yang dipergunakan seperti transportasi, kebersihan, keamanan, dll. Sehingga, dengan demikian dapat diketahui berapa besar nilai pendapatan bersih atas penjualan. Kelebihan modern market adalah kekuatan sistem layanan termasuk pencatatan.
|
* Bentuk manfaat dari melakukan pencatatan serta pembukuan harian diatas adalah sebagai bukti pendukung transaksi. Khususnya dipergunakan bagi kepentingan permodalan yang difasilitasi oleh pihak perbankan, di mana pemerintah melakukan dukungan program melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).

* Manfaatkan peluang untuk hantaran pembelian dengan kuantitas nilai tertentu, sistem delivery bisa dilakukan dengan pertimbangan jarak lokasi antar yang dekat, di mana hal tersebut memenuhi aspek kepraktisan konsumen golongan rumah tangga. Dengan begitu, maka perlu ada line telepon yang dapat dihubungi untuk order pesanan belanja.

Dalam hukum ekonomi, sisi penerimaan ditopang oleh kemampuan menekan biaya bahan baku serta memperbesar jumlah kuantitas unit barang terjual. Beberapa tips di atas merupakan langkah memperbesar jumlah konsumen.

Sementara itu berkaitan dengan efisiensi biaya bahan baku, maka beberapa hal yang dapat dilakukan antara lain:

* Mencari pasokan barang dagangan yang lebih murah, di mana sumber pembelian dengan harga yang kompetitif dapat membuat nilai harga jual lebih murah dan diterima dengan baik oleh konsumen.

* Melakukan pengaturan jadwal pembayaran kepada pemasok. Dalam hal ini maksud yang terpenting adalah melakukan pengelolaan cashflow, di mana akan ada jeda waktu antara penerimaan barang dengan pembayaran ke supplier. Sehingga, dapat mendukung perputaran produk untuk mendapatkan penghasilan terlebih dahulu.

Demikian kiranya beberapa hal terkait yang dapat kami sarankan, semoga bapak dapat melakukan sesuai dengan kondisi yang dialami dan semoga dapat semakin maju usahanya. Tidak perlu takut dengan ritel modern, asalkan kita memiliki strategi yang tepat. Salam entrepreneur.

Ery Kasman, SE, MSi
Direktur Entrepreneur Institute

967
-
Hubungi Kami : Raja Rak Minimarket

Leave a Comment