Home » ARTIKEL » I.1 Bentuk Toko dan Cara Menjualnya

I.1 Bentuk Toko dan Cara Menjualnya

Home > Membuka Toko > Bab 1 > Bentuk Toko dan Cara Menjualnya

 

konsep-amazon-grocery-store

Apabila Anda saat ini sedang merencanakan untuk memiliki usaha dengan membuka toko, atau sekarang Anda merupakan seorang pemilik toko, ada baiknya Anda mengetahui klasifikasi sebuah toko yang Anda rencanakan atau Anda miliki saat ini. Banyak sekali pemilik toko yang tidak benar dalam menyebut tokonya, meskipun menjual hanya secara eceran terkadang menyebut toko miliknya dengan toko agen atau toko grosir. Sedangkan pemilik toko yang menjual secara partai terkadang akan menamakan tokonya sebagai toko eceran, dan sebaliknya. Pada kesempatan ini saya ingin meluruskan dan mudah-mudahan bisa Anda pahami. Toko eceran kebutuhan sehari-hari merupakan sebuah toko yang menjual aneka kebutuhan sehari-hari seperti: alat-alat perawatan tubuh (contohnya: sampo, pasta gigi, sabun, bedak, deodoran, semir rambut, cutton buds, dan lain-lain); kebutuhan dapur (contohnya: bumbu masak, tepung, gula. garam, minyak goreng, dan mie instan); obatobatan (misalnya: obat sakit kepala, obat sakit perut, obat penambah darah, dan obat merah); dan semua kebutuhan sehari-hari yang harganya bisa dijangkau saat itu. Toko eceran menjual secara ketengan dengan harga jual yang biasanya mengikuti harga “eceran tortinggi” seperti disarankan oleh perusahaan melalui para salesman. Toko eceran ini membeli barang dagangannya dari salesman atau dari toko grosir maupun toko agen. Keunggulan membuka toko eceran adalah Anda akan mendapatkan keuntungan yang lumayan dari barang-barang yang Anda jual. Selisih harga beli dan harga jual biasanya cukup besar. Seorang pemilik toko eceran yang banyak dikunjungi oleh pembeli akan mendapatkan keuntungan yang lumayan.

Toko grosir merupakan toko yang mengutamakan penjualan dalam jumlah banyak, di samping menjual secara eceran. Toko grosir juga sama seperti toko eceran yang menjual beraneka barang untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi lebih mengutamakan produk-produk yang saat itu sedang laku atau banyak dicari oleh konsumen. Cara memberi harga pada barang-barangnya biasanya lebih murah dibanding dengan toko yang menjual secara eceran. Toko grosir tidak akan mengikuti anjuran perusahaan dalam menjual barangnya dengan harga eceran tertinggi, tapi akan mengambil untung beberapa persen saja dari barang-barang yang dijualnya. Persaingan antar toko grosir biasanya lebih ketat disbanding dengan toko yang menjual secara eceran, sehingga perbandingan toko yang menjual secara eceran dengan toko grosir tidak seimbang. Toko yang menjual secara partai akan lebih sedikit dibanding dengan toko yang menjual secara eceran. Oleh sebab itu, seseorang lebih senang menjual secara eceran. Di samping modal yang dibutuhkan tidak besar, risiko yang ditanggung pun tidak seberat toko grosir. Toko eceran menjual secara tunai, sedangkan toko grosir selain menjual secara tunai juga akan memberikan kredit pada langganannya.Toko grosir membutuhkan modal yang cukup besar bila Anda ingin memulainya. Omzet penjualan yang diterimanya per tahun juga besar bisa bermiliar-miliar. Dan penghasilan yang didapat juga akan besar sesuai dengan modal yang dikeluarkan. Toko agen merupakan toko yang biasanya hanya menjual beberapa produk. Misalnya, toko itu hanya menjual rokok, sehingga orang menyebutnya sebagai agen rokok. Atau toko itu hanya menjual jamu, sehingga orang mengatakan sebagai agen jamu. Bisa juga toko itu hanya menjual minyak tanah sehingga melalui para salesman.

Toko eceran ini membeli barang dagangannya dari salesman atau dari toko grosir maupun toko agen. Keunggulan membuka toko eceran adalah Anda akan mendapatkan keuntungan yang lumayan dari barang-barang yang Anda jual. Selisih harga beli dan harga jual biasanya cukup besar. Seorang pemilik toko eceran yang banyak dikunjungi oleh pembeli akan mendapatkan keuntungan yang lumayan. Toko grosir merupakan toko yang mengutamakan penjualan dalam jumlah banyak, di samping menjual secara eceran. Toko grosir juga sama seperti toko eceran yang menjual beraneka barang untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi lebih mengutamakan produk-produk yang saat itu sedang laku atau banyak dicari oleh konsumen. Cara memberi harga pada barang-barangnya biasanya lebih murah dibanding dengan toko yang menjual secara eceran. Toko grosir tidak akan mengikuti anjuran perusahaan dalam menjual barangnya dengan harga eceran tertinggi, tapi akan mengambil untung beberapa persen saja dari barang-barang yang dijualnya. Persaingan antar toko grosir biasanya lebih ketat disbanding dengan toko yang menjual secara eceran, sehingga perbandingan toko yang menjual secara eceran dengan toko grosir tidak seimbang. Toko yang menjual secara partai akan lebih sedikit dibanding dengan toko yang menjual secara eceran. Oleh sebab itu, seseorang lebih senang menjual secara eceran. Di samping modal yang dibutuhkan tidak besar, risiko yang ditanggung pun tidak seberat toko grosir. Toko eceran menjual secara tunai, sedangkan toko grosir selain menjual secara tunai juga akan memberikan kredit pada langganannya.Toko grosir membutuhkan modal yang cukup besar bila Anda ingin memulainya. Omzet penjualan yang diterimanya per tahun juga besar bisa bermiliar-miliar. Dan penghasilan yang didapat juga akan besar sesuai dengan modal yang dikeluarkan. Toko agen merupakan toko yang biasanya hanya menjual beberapa produk. Misalnya, toko itu hanya menjual rokok, sehingga orang menyebutnya sebagai agen rokok. Atau toko itu hanya menjual jamu, sehingga orang mengatakan sebagai agen jamu. Bisa juga toko itu hanya menjual minyak tanah sehingga orang menyebutnya sebagai agen minyak tanah. Menurut prakteknya sesuai dengan – perkembangan yang ada, toko agen banyak yang berubah fungsi. Ada toko agen yang tidak spesial menjual beberapa produk saja, tapi sudah dicampur dengan berbagai barang, terutama barang kebutuhan sehari-hari yang cepat sekali laku. Selain modal yang digunakan untuk membuka toko tersebut besar, toko agen jumlahnya sedikit dan pada saat sekarang cenderung menjadi distributor yang khusus mendistribusikan produk-produk yang berasal dari berbagai perusahaan. Toko eceran, toko grosir, dan toko agen yang tersebar di seluruh penjuru kota-kota besar maupun kota-kota kecil akan menjadi bagian yang tak terpisahkan dengan aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan. Toko-toko itu akan menjadi bagian mata rantai yang menghubungkan perusahaan ke konsumen pemakai. Sehingga bila Anda memiliki usaha dengan membuka toko itu, sebenarnya suatu sumber penghasilan yang tak tertandingi bila dikelola dengan baik dan terencana.Oleh sebab itu, “tak sedikit” orang yang berminat memiliki usaha dengan membuka toko. Namun saying, banyak yang tidak mengetahui bagaimana harus mengelola toko itu dengan baik dan benar.

957
-
Hubungi Kami : Raja Rak Minimarket

Leave a Comment